6 Kecamatan di Cilacap Yang Paling Berpotensi Terdampak Tsunami
6 Kecamatan di Cilacap Yang Paling Berpotensi Terdampak Tsunami
Berdasarkan peta rawan tsunami, terdapat enam kecamatan yang berpotensi terkena tsunami, yaitu Cilacap Selatan, Cilacap Utara, Adipala, Binangun, Kesugihan dan Nusawungu.
Kepala Stasiun Klimatologi Semarang dan Koordinator BMKG Jateng – Sukasno mengungkapkan, pihaknya telah membuat peta rawan tsunami untuk tingkat kecamatan.
Peta tersebut dapat ditindaklanjuti oleh Pemkab Cilacap dengan harapan masyarakat dapat terakomodir.
“Gempa bumi semakin sering terjadi. Oleh karena itu, kami memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Cilacap untuk membangun gedung tahan gempa,” kata Sukasno.
Selain itu, bangunan seperti mall, rumah sakit dan lain-lain harus mulai melihat spesifikasinya untuk mengantisipasi apakah bangunan tersebut bisa dijadikan tempat evakuasi atau tidak.
Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara Setyoajie Prayoedhi mengatakan peta rawan tsunami disusun berdasarkan pemodelan aktivitas Subduksi Jawa Selatan sebesar 8,8 Skala Richter.
Berdasarkan model ini, jarak dan dampak tsunami yang ditimbulkan oleh setiap kecamatan bervariasi atau tidak sama.
Untuk itu, peta rawan tsunami dapat dijadikan acuan oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam menyusun rencana kontinjensi nantinya.
“Pesisir selatan memiliki banyak muara sungai, oleh karena itu masyarakat yang tinggal di daerah bantaran sungai harus waspada jika terjadi gempa di atas 8 Skala Richter yang dapat memicu tsunami,” kata Setyoajie.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Cilacap - Tri Komara Sidhy mengatakan, saat ini terdapat 45 posko tsunami di Kabupaten Cilacap.
Ke-45 shelter tersebut masih perlu diuji ketahanan bangunannya jika terjadi gempa di atas 8 Skala Richter.
Namun, dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan sosialisasi ke daerah-daerah yang berpotensi terkena tsunami.
Hal ini dilakukan untuk meminimalkan dampak. Padahal di Pantai Cilacap sering dijadikan tempat wisata atau proses budaya sedekah laut cilacap.
“Kami berharap ke depan ada shelter di enam kecamatan rawan tsunami, baik gedung milik pemerintah, milik swasta maupun milik perusahaan,” tambah Tri Komara.
Baca Juga : Cilacap Diguncang 2 Kali Gempa di Sebelah Tenggara Peraian

Komentar
Posting Komentar